Yakin Kamu Siap Wirausaha?

0

Yakin kamu siap wirausaha?

“Aku udah siap wirausaha nggak ya?”
Mungkin itu salah satu penyebab utama kamu belum mulai usahamu. Karena jangankan untuk berwirausaha sedang kamu sendiri masih belum yakin tantang kesiapan dirimu berwirausaha. Mungkin ini terjadi karena kamu belum memahami apa saja persiapan mentalĀ  yang kamu butuhkan.
Beberapa pertanyaan di bawah ini akan membantu menunjukkan kepadamu sejauh apa kamu siap berwirausaha. Oke, let’s check it out…

1 Sudahlah kamu punya niat dan alasan yang kuat untuk memulai usaha sendiri?
Yakinkan dirimu dan niatkan dengan kuat di dalam dirimu sehingga menjadi alasan yang kuat untuk meyakinkan pikiran dan mentalmu melangkah terjun ke dunia wirausaha.

2 Sudah siapkah mendisiplinkan dirimu?
Membagi waktu, mengelola managemen sekaligus mengurus kegiatan produksi dan pemasaran sendiri (self-employee). Disiplin dangan tanggung jawab terhadap keputusanmu berwirausaha adalah kunci sukses untuk pada akhirnya bisa menikmati kebebasan waktu dan finansial.

3 Sudahkah mempersiapkan dirimu mengikuti kondisi usaha yang cenderung dinamis dan terus menurut kamu untuk berkembang?
Ini adalah salah satu yang membedakan kehidupan dan beban pekerjaan seorang pegawai/karyawan dengan wirausahawan/pemilik usaha. Seorang karyawan atau pegawai cenderung memiliki beban dan aktivitas pekerjaan yang sama setiap harinya bahkan bisa sampai bertahun-tahun. Namun, seorang pemilik usaha memiliki beban dan rutinitas yang dinamis karena cenderung dituntut untuk mampu menyelesaikan banyak beban tanggung jawab pekerjaan demi kemajuan usahanya. mulai dari memikirkan inovasi sampai dengan strategi memenangkan persaingan.

4. Sudahkah siapkan dirimu terjun langsung pemasaran produkmu?
Pemasaran merupakan ujung tombak suatu usaha. Sebaik apapun produk yang kamu jual selama produkmu itu tidak dapat masuk ke target pasar maka usahamu dipastikan akan gulung tikar. Maka sebagai seorang wirausahawan menguasai tentang pemasaran merupakan hal yang sangat penting lho…

5 Sudah siapkan dirimu untuk mengatur dan mengurusi pembukuan dan keuangan?
Kalau tadi pemasaran adalah seperti ujung tombak yang kamu gunakan buat mencari makan. Maka kalau manajemen adalah jantungnya usahamu. Kemampuanmu menata dan mengatur keuangan akan sangat menentukan sehat tidaknya usahamu. Kalau kamu tidak dapat melakukan itu maka sudah pasti usahamu gak bakalan berkembang justru semakin menyusut bahkan bisa saja keuangannya menjadi minus dan bangkrut. Namun kemampuan mengelola ini bisa kamu pelajari seiring berjalannya usahamu asalkan dari awal kamu sudah bisa memisahkan antara urusan dan keuangan pribadi dengan usaha.

6 Sudah siapkah dirimu meninggalkan kehidupanmu yang sekarang?
Menjadi wirausahawan secara tidak langsung akan mengubah segala kenyamanan yang kamu dapatkan saat cuma jadi pegawai/karyawan. Karena setidaknya saat awal kamu mulai menjalankan usaha akan ban’aj waktumu tersita bahkan saat hari libur maupun larut malam. Karena itu, ada baiknya kamu bisa mencoba untuk menjelaskan kepada keluarga dan sahabat tentang rencanamu ini agar mereka dapat menerima bahkan mendukung kesibukanmu.

7 Seberapa besar hasratmu dengan usaha yang akan kamu jalankan?
Ini adalah salah satu kunci yang akan membuatmu tetap bertahan dan terus maju menggapai impianmu. Niat dan hasrat keduanya berbeda. Apalagi jika kamu hanya niat tanpa hasrat maka saat kamu sudah bosan bisa saja kamu akan meninggalkan usahamu ini. Namun jika hasrat disertai niat yang kuat maka pastilah segala hambatan akan kamu hadapi dan tak mudah menyerah, dengan begitu maka kesuksesan sudah ada didepan mata.

Share.

About Author

Leave A Reply